Safety Management Walkthrough (SMWT) Proyek Mess Puri dilaksanakan pada tanggal 09 Desember 2025 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan proyek konstruksi. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi lapangan serta implementasi prosedur K3 yang telah ditetapkan. SMWT menjadi sarana pengawasan manajemen terhadap aktivitas kerja di proyek. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin timbul selama pelaksanaan pekerjaan. Dengan adanya SMWT, perusahaan dapat memastikan bahwa seluruh kegiatan proyek berjalan sesuai standar keselamatan. Kegiatan ini mencerminkan peran aktif manajemen dalam pengendalian risiko. SMWT merupakan bagian dari penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Pelaksanaan SMWT dilakukan secara terencana dan terkoordinasi. Kegiatan ini melibatkan unsur manajemen dan tim proyek. Melalui SMWT, manajemen dapat memperoleh gambaran langsung kondisi kerja. Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara manajemen dan pekerja. SMWT bertujuan meningkatkan kesadaran K3 di lapangan. Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja. SMWT menjadi bagian penting dalam pengendalian risiko proyek. Kegiatan ini mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan. SMWT dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan K3. Kegiatan ini juga memperkuat budaya keselamatan kerja. Dengan pelaksanaan SMWT, potensi kecelakaan kerja dapat diminimalkan.
Pelaksanaan SMWT Proyek Mess Puri dilakukan dengan meninjau secara langsung area kerja dan fasilitas pendukung proyek. Tim SMWT melakukan observasi terhadap aktivitas pekerjaan yang sedang berlangsung. Aspek penggunaan alat pelindung diri menjadi salah satu fokus peninjauan. Kondisi peralatan kerja dan kelayakan fasilitas proyek turut diperiksa. Penataan area kerja menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Akses evakuasi dan rambu keselamatan dievaluasi. Kebersihan dan kerapian area kerja diperhatikan sebagai bagian dari keselamatan. Prosedur kerja aman menjadi fokus penilaian. Tim SMWT juga meninjau penerapan izin kerja dan pengendalian risiko. Identifikasi bahaya dilakukan secara langsung di lapangan. Setiap potensi bahaya dicatat untuk ditindaklanjuti. Tim SMWT berinteraksi dengan pekerja untuk memastikan pemahaman K3. Sosialisasi singkat K3 dilakukan selama kegiatan berlangsung. Pekerja diberikan arahan terkait keselamatan kerja. Kegiatan SMWT dilakukan dengan pendekatan edukatif. Koordinasi dengan pengawas lapangan berjalan baik. Seluruh area yang relevan ditinjau secara menyeluruh. Observasi dilakukan secara objektif dan sistematis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan K3. SMWT memberikan gambaran nyata kondisi proyek.
Hasil pelaksanaan SMWT menunjukkan bahwa secara umum penerapan K3 di Proyek Mess Puri telah berjalan dengan baik. Pekerja telah menggunakan alat pelindung diri sesuai ketentuan. Prosedur kerja aman telah diterapkan dalam sebagian besar aktivitas. Area kerja dalam kondisi relatif tertata dan aman. Namun demikian, masih ditemukan beberapa temuan yang perlu ditindaklanjuti. Temuan tersebut berkaitan dengan peningkatan disiplin penggunaan APD. Penataan material di beberapa area perlu diperbaiki. Rambu keselamatan perlu ditambah di titik tertentu. Akses kerja di beberapa lokasi perlu diperjelas. Temuan ini dicatat sebagai bahan evaluasi. Rekomendasi perbaikan disampaikan kepada tim proyek. Pengawas lapangan diminta untuk melakukan tindak lanjut. Temuan yang bersifat minor dapat segera diperbaiki. Temuan lain memerlukan perencanaan perbaikan lebih lanjut. Hasil SMWT menjadi dasar peningkatan K3 di proyek. Evaluasi dilakukan dengan pendekatan perbaikan berkelanjutan. Setiap temuan ditindaklanjuti sesuai prioritas risiko. SMWT membantu mengidentifikasi potensi bahaya lebih awal. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran akan keselamatan. Hasil SMWT memberikan masukan konstruktif bagi proyek.
Tindak lanjut dari hasil SMWT menjadi perhatian utama manajemen proyek. Setiap rekomendasi perbaikan akan dimasukkan dalam rencana aksi. Pengawas lapangan bertanggung jawab memastikan pelaksanaan perbaikan. Manajemen memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan K3. Koordinasi antara tim K3 dan tim proyek akan ditingkatkan. Sosialisasi ulang prosedur K3 direncanakan untuk memperkuat pemahaman pekerja. Pengawasan rutin akan dilakukan secara berkala. Evaluasi penerapan K3 akan terus dilaksanakan. SMWT menjadi salah satu alat pengendalian risiko proyek. Manajemen menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar K3. Setiap pekerja diharapkan berperan aktif menjaga keselamatan. Penerapan K3 menjadi tanggung jawab bersama. Tindak lanjut dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan. Progres perbaikan akan dipantau. Hasil tindak lanjut akan dilaporkan kepada manajemen. Kegiatan ini mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman. Perusahaan berkomitmen untuk mencegah kecelakaan kerja. SMWT menjadi bagian dari penguatan budaya K3. Evaluasi berkelanjutan akan terus dilakukan. Kegiatan ini mendukung keberhasilan proyek.
Secara keseluruhan, pelaksanaan SMWT Proyek Mess Puri pada tanggal 09 Desember 2025 berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pengawasan dan penerapan K3 di lapangan. SMWT menjadi sarana efektif bagi manajemen untuk melihat langsung kondisi proyek. Kegiatan ini memperkuat komunikasi antara manajemen dan pekerja. Dengan adanya SMWT, potensi bahaya dapat diidentifikasi dan dikendalikan lebih dini. Kegiatan ini mendukung penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. SMWT membantu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap K3. Perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan SMWT secara berkala. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan keselamatan kerja yang berkelanjutan. Dengan lingkungan kerja yang aman, produktivitas proyek dapat terjaga. SMWT mendukung pencapaian target proyek. Komitmen manajemen menjadi faktor utama keberhasilan K3. Kegiatan ini menunjukkan tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan pekerja. Dengan penerapan K3 yang konsisten, risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan. SMWT menjadi bagian penting dalam pengelolaan proyek. Dengan demikian, tujuan keselamatan dan kesehatan kerja dapat tercapai secara optimal.